Minggu, 27 November 2011

Cara Berternak Burung Puyuh


.....Puyuh merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang, ukuran tubuh relatif kecil, berkaki pendek dan dapat diadu. Burung puyuh disebut juga Gemak (Bhs. Jawa-Indonesia). Bahasa asingnya disebut “Quail”, merupakan bangsa burung (liar) yang pertama kali diternakan di Amerika Serikat, tahun 1870. Dan terus dikembangkan ke penjuru dunia. Sedangkan di Indonesia puyuh mulai dikenal, dan diternak semenjak akhir tahun 1979. Kini mulai bermunculan di kandangkandang ternak yang ada di Indonesia.


JENIS :
  • Kelas : Aves (Bangsa Burung)
  • Ordo : Galiformes
  • Sub rdo : Phasianoidae
  • Famili : Phasianidae
  • SubFamili : Phasianinae
  • Genus : Coturnix
  • Species : Coturnix-coturnix Japonica
MANFAAT
1. Telur dan dagingnya mempunyai nilai gizi dan rasa yang lezat
2. Bulunya sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga lainnya
3. Kotorannya sebagai pupuk kandang ataupun kompos yang baik dapat digunakan sebagai .....pupuk tanaman

PERSYARATAN LOKASI
1. Lokasi jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk
2. Lokasi mempunyai strategi transportasi, terutama jalur sapronak dan jalurjalur pemasaran
3. Lokasi terpilih bebas dari wabah penyakit
4. Bukan merupakan daerah sering banjir
5. Merupakan daerah yang selalu mendapatkan sirkulasi udara yang baik.

PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
1. Penyiapan Sarana dan Peralatan
2. Perkandangan

.....Dalam sistem perkandangan yang perlu diperhatikan adalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 derajat C; kelembaban kandang berkisar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25-40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang. Model kandang  puyuh ada 2 (dua) macam yang biasa diterapkan yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m 2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjuntnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan. Terakhir menjadi 40 ekor/m 2 sampai masa bertelur.
Adapun kandang yang biasa digunakan dalam Budidaya burung  puyuh adalah:

1. Kandang untuk induk pembibitanKandang ini berpegaruh langsung terhadap produktifitas dan ....kemampuan mneghasilkan telur yang berkualitas. Besar atau ukuran kandang yang akan ....digunakan harus sesuai dengan jumlah puyuh yang akan dipelihara. Idealnya satu ekor puyuh ....dewasa membutuhkan luas kandang 200 m2.

2. Kandang untuk induk petelurKandang ini berfungsi sebagai kandang untuk induk pembibit. ....Kandang ini mempunyai bentuk, ukuran, dan keperluan peralatan yang sama. Kepadatan ....kandang lebih besar tetapi bisa juga sama.

3. Kandang untuk anak puyuh umur stater(kandang indukan)Kandang ini merupakan kandang ....bagi anak puyuh pada umur starter, yaitu mulai umur satu hari sampai dengan dua sampai ....tiga minggu. Kandang ini berfungsi untuk menjaga agar anak puyuh yang masih memerlukan ....pemanasan itu tetap terlindung dan mendapat panas yang sesuai dengan kebutuhan. Kandang ....ini perlu dilengkapi alat pemanas. Biasanya ukuran yang sering digunakan adalah lebar 100 ....cm, panjang 100 cm, tinggi 40 cm, dan tinggi kaki 50 cm (cukup memuat 90-100 ekor anak puyuh .

4. Kandang untuk puyuh umur grower (3-6 minggu) dan layer (lebih dari 6 minggu)Bentuk, ....ukuran maupun peralatannya sama dengan kandang untuk induk petelur. Alas kandang ....biasanya berupa kawat ram.

Peralatan
.....Perlengkapan kandang berupa tempat makan, tempat minum, tempat bertelur dan tempat obat-obatan. Penyiapan BibitYang perlu diperhatikan oleh peternak sebelum memulai usahanya, adalah memahami 3 (tiga) unsur produksi usaha perternakan yaitu bibit/pembibitan, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha Peternakan.  Pemilihan bibit burung puyuh disesuaikan dengan tujuan pemeliharaan, ada 3 (tiga) macam tujuan pemeliharaan burung puyuh, yaitu:
.....a. Untuk produksi telur konsumsi, dipilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat atau ..........bebas dari kerier penyakit
.....b. Untuk produksi daging puyuh, dipilih bibit puyuh  jantan dan puyuhpetelur afkiran.
.....c. Untuk pembibitan atau produksi telur tetas, dipilih bibit puyuh betina yang baikproduksi .........telurnya dan puyuh jantan yang sehat yang siap membuahi puyuh betina agar dapat .........menjamin telur tetas yang baik.

Pemeliharaan
.....Sanitasi dan Tindakan PreventifUntuk menjaga timbulnya penyakit pada pemeliharaan puyuh kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan sedini mungkin.

Pengontrolan Penyakit
.....Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau dinas peternakan setempat atau petunjuk dari Poultry Shoup.

Pemberian Pakan
.....Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pallet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil memtuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh  anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-menerus.Pemberian Vaksinasi dan ObatPada umur 4-7 hari puyuh di vaksinasi dengan dosis separo dari dosis untuk ayam. Vaksin dapat diberikan melalui tetes mata (intra okuler) atau air minum (peroral). Pemberian obat segera dilakukan apabila puyuh terlihat gejala-gejala sakit dengan meminta bantuan petunjuk dari PPL setempat ataupun dari toko peternakan (Poultry Shoup), yang ada di dekat Anda beternak puyuh


HAMA DAN PENYAKIT

1. Radang usus (Quail enteritis)Penyebab: bakteri anerobik yang membentuk spora dan .....menyerang usus, sehingga timbul pearadangan pada usus. Gejala: puyuh tampak lesu, mata .....tertutup, bulu kelihatan kusam, kotoran berair dan mengandung asam urat. Pengendalian: .....memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta memisashkan burung puyuh  yang sehat dari .....yang telah terinfeksi.

2. Tetelo (NCD/New Casstle Diseae)Gejala: puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul .....bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulasi, kadang berdarah, tinja encer kehijauan .....yang spesifik adanya gejala tortikolis”yaitu kepala memutar-mutar tidak menentu dan .....lumpuh.

Pengendalian:
1. menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, binatang vektor penyakit ....tetelo, ayam yang mati segera dibakar/dibuang;
2. pisahkan ayam yang sakit, mencegah tamu masuk areal peternakan tanpa baju yang .....mensucihamakan/ steril serta melakukan vaksinasi NCD. Sampai sekarang belum ada .....obatnya.
3. Berak putih (Pullorum)Penyebab: Kuman Salmonella pullorum dan merupakan penyakit .....menular.Gejala: kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulubulu mengerut .....dan sayap lemah menggantung. Pengendalian: sama dengan pengendalian penyakit tetelo.
4. Berak darah (Coccidiosis)Gejala: tinja berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap .....terkulasi, bulu kusam menggigil kedinginan.
.........Pengendalian:
.........1. menjaga kebersihan lingkungaan, menjaga litter tetap kering;
.........2. dengan Tetra Chloine Capsule diberikan melalui mulut; Noxal, Trisula Zuco tablet ..............dilarutkan dalam air minum atau sulfaqui moxaline, amprolium, cxaldayocox

5. Cacar Unggas (Fowl Pox)Penyebab: Poxvirus, menyerang bangsa unggas dari semua umur .....dan jenis kelamin.Gejala: imbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti .....pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah.Pengendalian: .....vaksin dipteria dan mengisolasi kandang atau puyuh yang terinfksi.

6. Quail BronchitisPenyebab: Quail bronchitis virus (adenovirus) yang bersifat sangat .....menular.Gejala: puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersi, .....mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir serta kadangkala kepala dan leher .....agak terpuntir.Pengendalian: pemberian pakan yang bergizi dengan sanitasi yang memadai.

7. Aspergillosis
.....Penyebab: cendawan Aspergillus fumigatus
......Gejala: Puyuh mengalami gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai ......keju, mengantuk, nafsu makan berkurang.
......Pengendalian: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya.

8. Cacingan
.....Penyebab: sanitasi yang buruk.Gejala: puyuh tampak kurus, lesu dan lemah. Pengendalian: .....menjaga kebersihan kandang dan pemberian pakan yang terjaga kebersihannya.

. Hasil Utama
.....Pada usaha pemeliharaan puyuh petelur, yang menjadi hasil utamanya adalah produksi telurnya yang dipanen setiap hari selama masa produksi berlangsung. Hasil TambahanSedangkan yang merupakan hasil tambahan antara lain berupa daging afkiran, tinja dan bulu  puyuh
Blog Tani Ternak

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar